Cite This        Tampung        Export Record
Judul S.K.Trimurti
Pengarang Salim, Agus
Penerbitan Bandung : Jembar, 2007
Deskripsi Fisik 80 hlm. ;21 cm.
ISBN 979-24-5672-4
Subjek Bibliografi
Trimurti
Abstrak Dibesarkan dalam keluarga yang menghendakinya untuk mempertahankan kedudukannya sebagai keluarga priyayi Jawa, Trimurti menjelma menjadi salah satu sosok pejuang perempuan yang sebenarnya. Mengawali karir sebagai guru Sekolah Rakyat (Volkschool), Trimurti kemudian masuk ke Partindo. Di Partindo ini, ia merintis jalan perjuangan politik dan kewartawanan. Banyak pengorbanan dijalani demi pilihan hidup dan idealisme yang diusungnya itu. Karena aktivitas politik serta tulisannya yang tajam, Pemerintah Hindia Belanda memasukkan Trimurti di Penjara Bulu, Semarang. la menjalani kehidupan di penjara bersama bayinya yang baru lahir. Suaminya, Sayuti Me!ik, mengalami perlakukan yang sama, setelah dibuang di Digul, Irian, juga harus masuk penjara karena tuduhan yang sama . Menjelang Perang Dunia II, untuk kedua kalinya Trimurti mendekam di kamp tahanan di Garut, Jawa Barat. Pada masa Jepang, Trimurti mengalami penyiksaan dan untuk kesekian kali berstatus sebagai tahanan di Semarang karena ia adalah anggota Gerindo serta
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
032401 923 SAL s Dapat dipinjam PUSLING Kota Metro - Ruang Tandon Tersedia
pesan
032402 923 SAL s Dapat dipinjam DISPUSARDA Kota Metro - Ruang Koleksi Umum Tersedia
pesan
032403 923 SAL s Dapat dipinjam PUSLING Kota Metro - Ruang Tandon Tersedia
pesan
032404 923 SAL s Dapat dipinjam DISPUSARDA Kota Metro - Ruang Koleksi Umum Tersedia
pesan
032405 923 SAL s Dapat dipinjam DISPUSARDA Kota Metro - Ruang Koleksi Umum Tersedia
pesan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000014166
005 20220615092827
008 220615################g##########0#ind##
020 # # $a 979-24-5672-4
035 # # $a 0010-0821001245
082 # # $a 923
084 # # $a 923 SAL s
100 1 # $a Salim, Agus
245 1 # $a S.K.Trimurti
260 # # $a Bandung :$b Jembar,$c 2007
300 # # $a 80 hlm. ; $c 21 cm.
520 # # $a Dibesarkan dalam keluarga yang menghendakinya untuk mempertahankan kedudukannya sebagai keluarga priyayi Jawa, Trimurti menjelma menjadi salah satu sosok pejuang perempuan yang sebenarnya. Mengawali karir sebagai guru Sekolah Rakyat (Volkschool), Trimurti kemudian masuk ke Partindo. Di Partindo ini, ia merintis jalan perjuangan politik dan kewartawanan. Banyak pengorbanan dijalani demi pilihan hidup dan idealisme yang diusungnya itu. Karena aktivitas politik serta tulisannya yang tajam, Pemerintah Hindia Belanda memasukkan Trimurti di Penjara Bulu, Semarang. la menjalani kehidupan di penjara bersama bayinya yang baru lahir. Suaminya, Sayuti Me!ik, mengalami perlakukan yang sama, setelah dibuang di Digul, Irian, juga harus masuk penjara karena tuduhan yang sama . Menjelang Perang Dunia II, untuk kedua kalinya Trimurti mendekam di kamp tahanan di Garut, Jawa Barat. Pada masa Jepang, Trimurti mengalami penyiksaan dan untuk kesekian kali berstatus sebagai tahanan di Semarang karena ia adalah anggota Gerindo serta dituduh menentang gerakan fasisme Pemerintah Militer Jepang di Indonesia. Suaminya juga mengalami nasib sama, dipenjara oleh Jepang. Saat di Partindo, Trimurti menjadi kader kepercayaan Bung Karno. Ketika Indonesia Merdeka, Trimurti turut andil dalam mempertahankan kemerdekaan. Trimurti tercatat dua kali mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai menteri pada kabinet pertama yang didirikan. la adalah menteri pertama perempuan di Republik Indonesia. Sepanjang hidupnya selalu mengalami dan terlibat dalam berbagai gejolak politik yang terjadi di Indonesia.
600 # 4 $a Trimurti
650 # 4 $a Bibliografi
990 # # $a 032401
990 # # $a 032402
990 # # $a 032403
990 # # $a 032404
990 # # $a 032405
Content Unduh katalog