<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000006382</controlfield>
  <controlfield tag="005">20221019111006</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0721001641</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">221019                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Edukasi Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan :</subfield>
   <subfield code="b">Pendidikan Untuk Semua</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Fuaduddin, T M</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Balitbang Agama Dan Diklat Keagamaan,</subfield>
   <subfield code="c">2005</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">108 hlm. ;</subfield>
   <subfield code="c">25 cm.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">1693-6418</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">R.070.370 FUA e</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">EDUKASI, JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN AGAMA DAN KEAGAMAAN Pendidikan erat kaitannya dengan transmisi pengetahuan, sikap, nilai-nilai, dan norma-norma kepada generasi berikutnya. Alat transmisi dapat berupa sekolah, keluarga, dan masyarakat. Meskipun pendidikan formal telah mengambil sebagian tugas keluarga dalam pendidikan suatu generasi tetapi pengaruh keluarga tidak dapat diabaikan sebab keluarga merupakan lembaga sosial pertama yang dikenal. Oleh karena itu, ketika saat generasi kita mengalami kemorosotan nilai-nilai moral maka keluarga dapat berperan menanamkan kembali nilai-nilai moral yang telah rusak itu. Dalam nomor ini kami sajikan artikel mengenai peran keluarga dalam pembentukan moral bangsa. Menurut penulis, H.M. Atho Mudzhar, bahwa semakin besarnya peran keluarga dalam kehidupan bermasyarakat pada zaman modern. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh semakin menurunnya tingkat kerekatan (cohesiveness) dan terjadinya disorientasi keluarga akibat industrialisasi dan individualisasi. Pada sisi lain juga disebabkan oleh semakin tingginya harapan masyarakat terhadap institusi keluarga sebagai akibat gagalnya lembaga-lembaga di luar keluarga menanamkan dan membentengi sejumlah nilai dalam kehidupan. Di samping lembaga keluarga, lembaga pendidikan seperti pesantren juga memiliki peran yang strategis berupa pengalaman tradisi keagamaan. Walaupun inti tulisan Abudin Nata ingin melihat perubahan sistem pendidikan pesantren seiring dengan perubahan sosial ekonomi yang menurutnya perlu berbagai gagasan dan pemikiran yang baru terkait dengan perubahan sistem pendidikan pesantren. Tetapi dalam tulisan Abudin Nata pembaca bisa menemukan kekuatan pesantren sebagai `penjaga moral` atau apa yang disebut JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN AGAMA DAN KEAGAMAAN oleh penulis sebagai cultural resistance. Tradisi ini sangat diperlukan sebagai benteng yang mampu menjaga dunia pesantren dari pengaruh budaya global. Selanjutnya Iyoh Mastiyah menulis tentang Pendidikan dan Kepemimpinan Wanita dalam Perspektif AI-Quran dan Sunah. Tulisan ini berusaha memotret peranan perempuan, khususnya dalam hal kepemimpinan, dengan melihat teks-teks al-Quran dan Sunah. Dua tulisan selanjutnya merupakan ringkasan dan modifikasi dari hasil penelitian. Kedua tulisan itu berjudul ``Aktivitas Keagamaan di Kalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi Umum`` yang ditulis Ali Said Damanik dan Ida Ruwaida dan ``Eksplorasi MA Program Keterampilan Menjadi MA Kejuruan`` yang ditulis Rohmat Mulyana. Judul yang pertama mendeskripsikan pola aktivitas keagamaan, khususnya menyangkut pola aktivitas belajar keislaman (model pembelajaran keagamaan), pada kelompok-kelompok keagamaan mahasiswa di kampus Perguruan Tinggi Umum. Sedang judul yang kedua menjelaskan tentang evaluasi atas keberlangsungan program keterampilan di Madrasah Aliyah dan memprediksi tingkat kelayakan dan kesiapan madrasah beserta penyelenggaranya dalam menghadapi kemungkinan adanya perubahan bentuk menjadi Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). Nomor ini diakhiri dengan salah satu profil pondok pesantren di Sengkang Sulawesi Selatan, yakni perguruan As`adiyah. Menurut penulisnya, Adlin Sila, bahwa As`adiyah adalah tempat reproduksi Ulama dan Pesantren di Sulawesi Selatan.(libra)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">R.070.29764</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Jurnal</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Pendidikan Agama Islam</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022310</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022309</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022313</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022311</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022312</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022603</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022601</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022599</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022600</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022602</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022313</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022311</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022312</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">022310</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
