na INLIS000000000005617 20220225011132 0010-0721000876 220225 0 ind Bidayatul Mujtahid 1 : Kitab Thaharah, Kitab Wudhu, Kitab Ghusl, Kitab Tayammum, Kitab Thaharah Dari Najis, Kitab Shalat, Kitab Zakat Rusyd, Ibnu Semarang : Asy - Syifa, 1990 612 hlm. ; 21 cm. 297.35 RUS b Bidayatul Mujtahid Segala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam semoga dicurahkan dan dicucurkan kepada Muhammad saw. Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya. dalam buku ini diuraikan mengenai hukum-hukum yang disepakati dan yang diperselisihkan, lengkap dengan penyebutan dalildalilnya. Di samping itu, disebutkan pula sebab-sebab terjadinya perselisihan di dalam hukum itu yakni mengenai berbagai tata aturan dasar yang tidak disebutkan syara, tetapi menjadi pikiran seorang mujtahid. Masalah ini, kebanyakan berkisar pada masalah manthuq (teks nash) dalam syara, atau yang lekat hubungannya dengan manthuq. Hukum-hukum itu sudah disepakati para fuqah atau justru menjadi bahan perselisihan di kalangan mereka sejak masa sahabat hingga periode taqlid. Sebelum memasuki pembicaraan hukum-hukum tersebut, perlu kiranya dikemukakan sebuah peringatan kepada para pembaca mengenai cara penerimaan hukum-hukum syard , macam-macam hukum syara dan berbagai sebab yang menimbulkan perselisihan. Maka kita katakan bahwa jalan penerimaan hukum-hukum dari Nabi saw. terdapat tiga jenis: kata-kata (sabda) perbuatan dan iqrar (taqrir = membenarkan) </ol> Mengenai hukum yang tidak dibicarakan syara , maka jalanuntuk mengetahui hukum tersebut - menurut jumhur ulama adalah dengan qiyas.Sedang menwut Ahli Zhahir, qiyas di dalam syara itu batal. dan yang tidak dibicarakan syara, tidak ada hukumnya. 297.35 Fikih Islam 006409 006410 006411