<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000005441</controlfield>
  <controlfield tag="005">20220106091325</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0721000700</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">220106                           0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Kurikulum 2004 SMA Mata Pelajaran Bahasa Perancis</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="110" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Departemen Pendidikan Nasional</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Departemen,</subfield>
   <subfield code="c">2003</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">115 hlm. ;</subfield>
   <subfield code="c">20 cm.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">375.440 DEP k</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Kurikulum 2004 SMA Mata Pelajaran Bahasa PerancisSesuai dengan amanat Garis Besar Haluan Negara (GBHN) 1999-2004, Departemen pendidikan Nasional (Depdiknas) menetapkan kebijakan untuk menyempurnakan Kurikulurn 1994 menjadi kurikulum 2004 yang diberlakukan mulai awal tahun pelajaran 2004/2005. Mengingat undang-undang (UU) Nomor 2 Tahun 1999 dan Peraturan pemerintah (PP) nomor 25 tahun 2000 tentang otonomi Daerah, telah mengatur pembagian kewenangan antara pemerintah, pemerintah Provinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota, maka Depdiknas melalui Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan (Puskur-Balitbang) hanya menyediakan tiga dokumen utama Kurikulum 2004 yang terdiri dari: Kerangka dasar (I.a) Kompetensi lintas Kurikulum dan kompetensi Bahan Kajian (I.b), dan standar Kompetensi Per Mata Pelajaran ( I.c) yang mencakup standar kompetensi, Kompetensi dasar, indikator dan materi pokok untuk setiap mata pelajaran. Dokumen dimaksud tidak dilengkapi dengan garis besar program, pengajaran (GBPP). Selanjutnya GBPP atau silabus harus dikembangkan oreh sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota. Hasil survei menunjukkan bahwa, mayoritas guru dan sekolah belum siap mengembangkan silabus dan penilaian secara mandiri, sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2004 yang dikembangkan berbasis kompetensi. Berdasarkan kondisi tersebut, Direktorat pendidikan Menengah umum (Dikmenum) menyiapkan sejumlah- pedoman dengan tujuan memberi arah secara teknis bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan silabus dan penilaian. Pedoman dimaksud terdiri dari: pedoman umum pengembangan silabus, pedoman umum Pengembangan Penilaian, serta Pedoman khusus pengembangan silabus dan penilaian untuk setiap mata pelajaran. Buku Pedoman khusus Pengembangan silabus dan Penilaian ini disusun berdasarkan dokumen Kurikulum 2004 (buku I.a. I.b, I.c), Pedoman umum Pengembangan silabus dan Pedoman umum Pengembangan penilaian, dengan memperhatikan kaidah akademik, dan melalui proses validasi yang dilakukan oleh para konsultan dan asisten konsultan /guru. Pedoman ini memberi panduan, teknis kepada guru mata pelajaran tentang teknik mengembangkan silabus dan penilaian secara benar. Pedoman khusus ini juga dilengkapi dengan contoh silabus dan cara penilaian berdasarkan contoh dimaksud, para guru sangat disarankan agar mengembangkan silabus dan penilaian secara mandiri sesuai dengan kondisi siswa, sekolah dan lingkungan setempat agar guru dapat menyusun silabus secara efektif dan hasil yang baik,-diharapkan agar terlebih dahulu mempelajari seluruh dokumen Kurikulum 2004 (buku I.a, I.b, dan I.c), Pedoman umum pengembangan silabus dan pedoman umum pengembangan penilaian serta dokumen lain yang relevan. by:of</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">375440</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Bahasa Perancis</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Sekolah Menengah Atas</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">004991</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">004991</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
