na INLIS000000000005036 20211129094544 0010-0721000295 211129 g 0 ind Good Governance ( Kepemerintahan Yang Baik ) Bagian Kedua Membangun Sistem Manajemen Kinerja Guna Meningkatkan Produktivitas Menuju Good Governance Sedarmayanti Bandung : Mandar Maju, 2003 261 hlm. ; 20,5 cm. 979-538-254-3 350 SED g GOOD GOVERNANCE ( KEPEMERINTAHAN YANG BAIK ) Sehubungan dengan habisnya buku Good Governance (Kepemerintahan yang Baik) Dalam Rangka Otonomi daerah, Upaya Membangun Organisasi Efektif dan Efisien melalui Restrukturisasi dan Pemberdayaan (Kumpulan Tulisan) dipasaran maka atas permintaan berbagai pihak, penulis berupaya menerbitkan kumpulan tulisan berikut ini. Dalam upaya menghadapi tantangan, salah satu prasyarat yang perlu Dikembangkan adalah komitmen tinggi untuk menerapkan nilai luhur peradaban bangsa dan prinsip "goodgovernance " dalam perjuangan mewujudkan cita-cita dan tujuan bangsa dan bernegara, sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945 Berkaitan dengan hal tersebut pemerintah memainkanperanan sentral dalam membentuk framework legal institutional dan regutator dimana dalam framework ini "governance Systems " dikembangkan. Tanpa adanya framework yang mendukung, "governance " tidak dapat berjalan maksimal. Terwujudnya penerapan good governance dalam organisasi pemerintahan merupakan tuntutan bagi terselenggaranya manajemen pemerintahan dan pembangunan yang berdaya gu-rd, berhasil guna dan bebas Korupsi Kolusi dan Nepotisme. Berkaitan dengan hal tersebut diperlukan sistem akuntabilitas, transparasi, keterbukaan dan aturan hukum yang baik dan sesuai dengan harapan/tuntutan kebutuhan pada seluruh jajaran aparatur negara. Dengan demikian, maka wujud good governance adalah penyelenggaraan pemerintahan negara yang solid dan bertanggung jawab, serta efektif dan efisiendengan menjaga "kesinergisan " interaksi yang konstruktif di antara domain-domain negara, dalam hal ini pemerintah, swasta dan masyarakat madani, diharapkan dapat segera tercapai. 350 Administrasi Negara 05816 021756 021757 021758 021759 021760