03075 2200181 4500001002100000005001500021035002000036008004100056245004400097100002000141260003800161300002300199020001800222084001400240520262000254082000802874650001102882INLIS00000000000478320211203010348 a0010-0721000042211203 g 0 ind 1 aKaum Perempuan Dan Ketidakadilan Sosial1 aGandhi, Mahatma aJakarta :bPustaka Pelajar,c2002 a443 hlm. ;c21 cm. a979-9483-58-1 a305 GAN k aMAHATMA GANDHI - KAUM PEREMPUAN DAN KETIDAKADILAN SOSIALDi dalam sejarah, tidak ada seorang pemimpin yang memiliki pengikut sedemikian besar dalam masa Hidupnya, baikdi negerinya sendiri maupun di seluruh dunia seperti Gandhi. Dan tak ada seorang pria yangbisa membangkitkan pengabdian dengan segenap ketulusan hati bagi kaum perempuan, selain Gandhi. Alasan dari semua ini tidaklah sulit dicari. Gandhi memiliki kapasitas yang pantas diteladani atas kesediaannya untuk menjadikan dirinya sebagai alas kaki bagi orang lain, terutama bagi orang-orang yang tengah berada dalam ketertindasan dan ketidakberdayaan.Meskipun bangsa India kuno terkenal dengan kebudayaannya yang tak tertandingi dan pemikiran-pemikirannya yang tinggi, tetapi saat ini kita menyaksikan kenyataan tragis, bahwa kita telah terjatuh sedemikian jauh dari keadaan yang memba- hagiakan, dan barangkali tidak ada aspek kehidupan yang terjatuh sedemikian hebat sebagaimana kejatuhan yang menimpa kehidupan kaum perempuan. Dari status kaum perempuan yang setara dan sebagai istri serta mitra sejajar kemudian berubah menjadi lebih rendah (tersubordinasi) daripada kaum pria derajatnya turun menjadi sekedar tempat yang bisa digunakan pada saat diinginkan oleh kaum pria untuk memuaskan keinginannya, tanpa memiliki hak-hak atau kehendak. Adat dan kebiasaan telah memperlakukan kaum perempuan dengan kasar. Sebenarnya, persoalan yang menimpa kaum perempuan telah menjadi persoalan dunia. oleh karena itu, hanya dalam beberapa saat yang sangat singkat, kaum perempuan di belahan dunia Barat yang dianggap `lebih maju` memperoleh hak-hak mereka setelah melalui perjuangan. Meskipun begitu, mereka tidak memperoleh semua hal yang mereka inginkan karena di beberapa negara masih banyak kelemahan-kelamahan yang dihubung-hubungkan dengan kaum perempuan. sebagai seorang pecinta kemanusiaan sejati, Gandhi adalah musuh yang sangat gigih bagi setiap ketidakadilan dalam bentukapa pun. oleh karena itu, tidaklah mengherankan apabila sejak awal Gandhi telah mendukung perjuangan untuk mengatasi persoalan perempuan. Dan, seperti dalam setiap hal yang dia khotbahkan, dia selalu memulai pembaharuan dari dalam rumahnya sendiri terlebih dahulu. Dalam konteks pembaharuan dan penegakan kebenaran, Gandhi menjadi pengkritik yang keras dan tanpa ampun bagi dirinya sendiri.Selain di kenal sebagi Bapak Anti kekerasan (ahimsa) Gandhi adalah pejuang paling gigih yang membela kaum perempuan, buku ini merupakan terjemahan dari tulisan-tulisan Gandhi yang di publikasikan di media massa India. Disini di ungkapkan pemikiran-pemikirannya sekitar kaum perempuan. By-Epy a305 4aGender