01673 2200229 4500001002100000005001500021035002000036008004100056245009400097100002700191260002900218300002200247020001800269084001400287520106900301082000801370650002101378990001101399990001101410990001101421990001101432INLIS00000000000355920211216031828 a0010-0621003159211216 g 0 ind 1 aCinta Dan Keterasingan Dalam Masyarakat Modern, Kritik, Erich, From, Terhadap Kapitalisme1 aWidodo, Martinus Satya aJakarta :bNarasi,c2005 a97 hlm. ;c21 cm. a979-7564-66-5 a128 WID c aCINTA DAN KETERASINGAN. Keprihatinan mendalam atas kondisi kemanusiaan zaman modern mendorong penulis mengungkapkan pemikiran teoretis Erich Fromm tentang keterasingan (alienasi) manusia dalam budaya kapitalisme yang semakin merajalela. Sebagai intelektual berkepala dingin, Fromm mencoba memeriksa semuanya itu dari sudut pandang intelektual. Pergulatannya mengenai masalah kemanusiaan yang konkret dalam refleksi teoretis, membawanya sampai pada pemahaman bahwa situasi modern yang disebutnya sebagai `membosankan` ini, justru disebabkan oleh perkembangan dan kecenderungan dari sifat dasar manusia itu sendiri. Keyakinannya itu is ungkapkan dalam suatu rangkaian pemikiran psikologis, sosiologis dan filosofis yang ketat dan tajam. Jika filsafat boleh dikatakan sebagai ilmu yang memberi jawaban secara paling mendasar atas pertanyaan manusia tentang diri dan lingkungannya, maka eksplanasi Erich Fromm kiranya patut diperhatikan. Sebab di sanalah kita menjumpai alasan-alasan yang menurut Fromm amat menantang tanggung jawab manusia modern untuk memecahkannya. a128 4aFilsafat Manusia a023401 a023402 a023403 a023404