02600 2200265 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001100122084001700133100002400150245007600174250001400250300003800264650002100302505026500323520162700588264003402215336002102249337003002270338002302300990001102323INLIS00000000002295520250902093852 a0010-0925000030ta250902 g 0 ind  a978-979-3288-88-8 a616.09 a616.09 SOE p0 aSoedartoePengarang1 aPenyakit Menular Di Indonesia :bCacing Protozoa, Bakteri, Virus, Jamur aCetakan 1 a225 halaman :bIlustrasi ;c21 cm 4aPenyakit Menular aKata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar Bab 1 Epidemiologi Penyakit Menular Bab 2 Penyakit Cacing Bab 3 Penyakit Protozoa Bab 4 Penyakit Artopoa Bab 5 Penyakit Bakterial Bab 6 Penyakit Virus Bab 7 Penyakit Jamur Daftar Pustaka Indeks aPenyakit menular sampai saat ini masih menjadi penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian penduduk Indonesia. Upaya pemberantasan dan pengendalian penyakit menular sering kali mengalami kesulitan karena banyaknya faktor yang mempengaruhi penyebaran penyakit-penyakit menular tersebut.Penyakit malaria, tuberkulosis, penyakit-penyakit diare, demam berdarah, penyakit cacing dan penyakit kulit, banyak dilaporkan dari rumah sakit dan puskesmas-puskesmas di seluruh Indonesia, baik patau seluruh yang berada di daerah pedesaan maupun yang terdapat di daerah perkotaan. Berbagai jenis organisme golongan bakteri, cacing, protozoa, virus dan jamur yang berkembang biak dengan balk di lingkungan hidup daerah tropis dapat menjadi penyebab infeksi penyakit-penyakit menular. Selain itu penyakit-penyakit zoonosis juga menimbulkan masalah tersendiri karena dapat menular dari hewan ke manusia, balk yang menular secara langsung maupun melalui bahan makanan dan produk-produk yang dihasilkan oleh hewan-hewan tersebut. Hewan-hewan liar maupun hewan domestik yang hidup berdekatan dengan manusia, misalnya anjing, kucing, babi dan sapi dapat menjadi sumber penularan penyakit zoonosis bagi manusia. Lingkungan hidup di daerah tropis yang lembab dan bersuhu hangat menjadi tempat hidup yang ideal bagi artropoda/serangga untuk berkembang biak. Banjak serangga yang selain dapat menimbulkan gangguan kesehatan juga dapat bertindak sebagai vektor penular berbagai macam penyakit, misalnya nyamuk menularkan malaria, demam berdarah dengue dan penyakit kaki gajah, sedangkan lalat dapat menularkan penyakit-penyakit diare dan polio. aJakarta :bSagung Seto,c2009 2rdacontentaTeks 2rdamediaaTanpa Perantara 2rdacarrieraLembar a054020