<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000022633</controlfield>
  <controlfield tag="005">20250717123654</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0725000026</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">250717                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">979-420-535-4</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">628.16</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">628.16 MAU m</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Maulida Khiatuddin</subfield>
   <subfield code="e">Pengarang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Melestarikan Sumber Daya Air dengan Teknologi Rawa Buatan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cetakan 1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">viii + 253 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">Ilustrasi [Grafis] ;</subfield>
   <subfield code="c">20,5 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Air</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Pencemaran</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Teknologi rawa buatan yang sederhana dan murah dapat membersihkan air limbah dengan hasil yang efektif dan setara dengan yang dicapai oleh teknologi konvensional yang mahal. Teknologi ekologis ini sangat tepat untuk diterapkan di Indonesia karena di satu pihak, persoalan pencemaran air semakin parah dari waktu ke waktu karena air limbah tidak diproses dahulu sebelum di buang ke saluran umum yang akhirnya bermuara ke perairan. Persoalan ini sudah mulai terasa di kota-kota besar di Indonesia. Penduduk mengalami kesukaran memperoleh air bersih, terutama ketika musim kemarau tiba. Dilain pihak, karena kurangnya kemampuan keuangan negara untuk membeli teknologi konvensional untuk membersihkan air limbah, terobosan baru yang murah dan tepat guna sangat mendesak untuk dilaksanakan.&#13;
&#13;
Buku ini menawarkan salah satu pemecahan masalah pencemaran air dengan pendekatan ekologis melalui pendauran ulang bahan pencemar menjadi biomassa yang bernilai ekonomis. Proses pembersihan air yang terjadi di rawa buatan dijelaskan dalam bahasa ilmiah populer tanpa mengurangi kedalaman analisa, sehingga dapat dibaca dengan mudah oleh semua kalangan.&#13;
&#13;
Jenis-jenis rawa buatan yang dijelaskan dalam buku ini dapat dibangun dengan mudah di comberan rumah masing-masing baik untuk mengolah air limbah rumah tangga maupun untuk mengolah air limbah secara kolektif. Dengan membangun rawa buatan, kita bukan saja dapat menghilangkan bahan pencemar di dalam air tetapi juga dapat menyulapnya menjadi biomassa seperti sayuran, ikan, bambu, sagu dan kayu.&#13;
&#13;
Informasi yang disajikan dalam buku ini dapat menjadi bahan masukan berharga untuk kalangan akademisi dan mahasiswa yang berkecimpung dalam bidang lingkungan, pengambil keputusan publik, serta masyarakat umum yang ingin membersihkan air limbah dan sekaligus ingin mendaur-ulangnya.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Gadjah Mada University Press,</subfield>
   <subfield code="c">2003</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">Teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">Tanpa Perantara</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">Lembar</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">017251</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">017249</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">017248</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">017250</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
