<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000022187</controlfield>
  <controlfield tag="005">20240730095603</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0724000003</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">240730                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-7696-50-1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">200.1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">200.1 MU' m</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Mu'arif</subfield>
   <subfield code="e">Pengarang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Monoteisme Samawi Autentik</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cetakan 1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">340 halaman ;</subfield>
   <subfield code="c">20 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Perbandingan Agama</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Muhammad Ali Fakih</subfield>
   <subfield code="e">Penyunting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="504" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">315-323 halaman</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Sejarah kelahiran Islam tidak mungkin dapat dipisahkan dari tradisi monoteisme Semitik, yang di dalamnya meliputi sejarah agama Yahudi dan kelahiran agam Nasrani. Dengan menempatkan tiga agama Semitik ke dalam rel sejarah yang satu, dapat dipahami bahwa terdapat estafet kenabian yang tidak terputus-putus dari nabi-nabi terdahulu dan diakhiri lewat kenabian Muhammad SAW.&#13;
&#13;
Monoteisme Samawi Autentik adalah sebuah buku karya Mu'arif, seseorang yang aktif dalam kegiatan jurnalistik organisasi Muhammadiyah. Buku yang terbit pada 2 Mei 2018 ini menjelaskan bagaimana tiga agama besar (Yahudi, Nasrani dan Islam), yang saling berhubungan bisa memiliki konsep teologis sangat berbeda.&#13;
&#13;
Kita sering mendengar istilah Abrahamic Faiths, dimana Nabi Ibrahim A.S. diakui sebagai nabi dalam tiga agama, yaitu Yahudi, Nasrani, dan Islam. Menurut Ustadz Adian Husaini, hanya Islamlah yang termasuk ke dalam Abrahamic Faiths karena perbedaan konsep teologis, yaitu tauhid. Dan tauhid tidak sama dengan monoteisme. Sedangkan Bagi Mu'arif, sikap Ustadz Adian membuat umat Islam mengerucut dalam dua kelompok, yaitu fundamentalis dan liberal. Buku ini pun kemudian ditulisnya untuk membantah pemahaman Ustadz Adian tersebut.&#13;
&#13;
Menurut penulis, Nabi Ibrahim A.S. dianggap menjadi pionir utama monoteisme dalam tiga agama tersebut. Tapi dalam prosesnya seiring waktu konsep teologis monoteisme ini menurut Bapak Mu'arif terlalu abstrak, sulit dipahami, sehingga orang-orang kemudian terjebak dalam antroposentris. Alhasil konsep Tuhan berubah, dengan sudut pandang antropomorfis dan antropopatis, yang cenderung kepada politeisme/pagan.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
   <subfield code="b">IRCiSoD,</subfield>
   <subfield code="c">2018</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">Teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">Tanpa Perantara</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">Lembar</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="502" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">325-340 halaman</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">071417</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">071418</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">071419</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">071417</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
