01221 2200277 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001000122084001600132100003000148245002600178250001400204300003400218650001000252650001000262520053400272264004100806336002100847337003000868338002300898990001100921990001100932INLIS00000000002139620230626111339 a0010-0623000144ta230626 g f ind  a978-602-0822-18-1 a808.9 a808.9 ARU s0 aArul ChandranaePengarang1 aSang Penakluk Kutukan aCetakan 1 aviii + 289 halaman ;c20.5 cm 4aFiksi 4aNovel aSosok itu memiliki rambut yang tumbuh jarang-jarang. Salah satu telinganya memiliki ukuran yang jauh lebih kecil karena mengerut. Dan wajahnya..... wajah itu rusak seluruhnya. Tidak ada alis atau bulu mata di sana. Hidungnya berpilin, bibirnya bengkak dan keriput, serta mulutnya serupa seringai seperti gambar patung Batara Kala di buku pelajaran. Di pipi yang berkerut kasar, terdapat banyak cekungan. Kemudian, sebuah pikiran menyergap benak Ranti, "Inikah Akdong? Makhluk terkutuk yang diusir dari desa sepuluh tahun lalu?". aJakarta :bRepublika Penerbit,c2016 2rdacontentaTeks 2rdamediaaTanpa Perantara 2rdacarrieraLembar a075596 a075597