01330 2200241 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082001100118084001700129100003700146245005200183300003000235650002000265520068100285264003700966336002101003337003001024338002301054990001101077INLIS00000000001977520230116103418 a0010-0123000658ta230116 g 0 ind  a979-1073-64-3 a346.08 a346.08 ANS h1 aAnshori, Abdul GhofurePengarang1 aHukum Perbankan Syariah :bUU No. 21 Tahun 2008 ax +174 halaman ;c23,5 cm 4aHukum Perbankan aPrinsip perbankan syariah merupakan bagian dari ajaran islam yang berkaitan dengan ekonomi. Salah satu prinsip dalam ekonomi islam adalah larangan riba dalam berbagai bentuknya dan menggunakan sistem antara lain berupa prinsip bagi hasil. Dengan prinsip bagi hasil, Bank Syariah dapat menciptakan iklim investasi yang sehat dan adil karena semua pihak dapat saling berbagi baik keuntungan maupun potensi risiko yang timbul sehingga akan menciptakan posisi yang berimbang antara bank dan nasabahnya. Dalam jangka panjang, hal ini akan mendorong pemerataan ekonomi nasional karena hasil keuntungan tidak hanya dinikmati oleh pemilik modal saja, tetapi juga oleh pengelola modal. aBandung :bRefika Aditama,c2009 2rdacontentaTeks 2rdamediaaTanpa Perantara 2rdacarrieraLembar a071886