Bendaharawan Pemerintah Optimalisasi Tugas dan Peranannya Sebagai Pemotong/Pemungut Pajak Soeradi Pengarang text Teks Cetakan 1 ind
text
regular print
vii + 242 halaman : Ilustrasi [Grafik] ; 25 Cm
Tanpa Perantara
Lembar
Bendaharawan Pemerintah Beberapa tahun terakhir, Indonesia mengalami defisit keseimbangan primer pada APBN. Fungsi APBN sebagai stimulus fiskal kian merosot karena belanja menggelembung, tetapi productivitya rendah. Melambatnya laju pertumbuhan ekonomi membuat kinerja sektor pajak tertatih-tatih. Realisasi penerimaan pajak hanya sekitar setengah dari target yang ditentukan. Mengantisipasi kondisi tersebut, reformasi fiskal menjadi keniscayaan. Reformasi fiskal yang dimaksud mencakup aspek penerimaan dan belanja negara. Dari aspek penerimaan belanja negara. Dari aspek penerimaan, reformasi mencakup kelembagaan dan kebijakan perpajakan, serta upaya intensification ekster sifikasi dan ekstensifikasi penerimaan pajak harus terus ditingkatkan. Untuk itu, sosialisasi dan upgrading mengenai aturan perpajakan bagi para bendaharawan sangat diperlukan agar para bendaharawan tidak melakukan kesalahan dalam melaksanakan pemungutan pajak yang menjadi bagian tugas pokoknya sebagai pengelola keuangan negara. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para bendaharawan maupun pinak-pinak yang menekuni bidang perpajakan untuk meningkatkan wawasan dan ilmu yang bermanfaat dalam pelaksanaan tugasnya . Perpajakan 336.2 336.2 SOE b 978-602-262-459-2 230111 20230111085610 INLIS000000000019494 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19)