02757 2200301 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001000122084001600132100002900148245010000177250001400277300004500291650001400336650001300350504001900363264003600382336002100418337003000439338002300469520193000492990001102422990001102433990001102444INLIS00000000001949120230111091039 a0010-0123000374ta230111 g 0 ind  a978-602-262-424-0 a635.2 a635.2 TIT u0 aTitiek IslamiePengarang1 aUbi Kayu :bTinjauan Aspek Ekofisiologi serta Upaya Peningkatan dan Keberlanjutan Hasil Tanaman aCetakan 1 axvii + 100 halaman :bIlustrasi ;c23 Cm 4aPertanian 4aUbi Kayu a89-100 halaman aYogyakarta :bGraha Ilmu,c2015 2rdacontentaTeks 2rdamediaaTanpa Perantara 2rdacarrieraLembar a?Ubi Kayu Tinjauan Aspek Ekofisiologi serta Upaya Peningkatan dan Keberlanjutan Hasil Tanaman Kesimpulan utama Simposium tiga tahunan ke 14 "International Society of Tuber and Root Crops (ISTRC)", yang dilaksanakan di Trivandrum, India, pada tahun 2007, menyatakan bahwa tanaman ubi-ubian merupakan tanaman masa depan. Hal ini didasarkan pada kemungkinan pengembangannya untuk memenuhi kebutuhan umat manusia, baik pangan, energi maupun kebutuhan lainnya. Tanaman ubi kayu merupakan tanaman serba guna; dapat digunakan sebagai bahan pangan, pakan, sumber energi, dan berbagai macam keperluan industri. Jika peningkatan produksi tanaman biji-bijian sudah sangat sulit dilakukan, sebaliknya pada tanaman ubi kayu masih sangat terbuka, baik melalui peningkatan hasil persatuan luas maupun perluasan areal tanam. Menyadari potensi tersebut, sangatlah tepat apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah No.5/2006, mentargetkan produksi ubi kayu 30 juta ton (dari sekarang 1,9 juta ton) pada tahun 2025. Tetapi nampaknya peraturan pemerintah ini tetap hanya berupa sebuah peraturan tanpa ditindak lanjuti dengan upaya nyata. Jika sebelumnya Indonesia merupakan salah satu pengekspor ubi kayu terbesar di dunia, sekarang justru menjadi salah satu pengimpor produk ubi kayu terbesar di dunia. Walaupun tanaman ubi kayu tidak memerlukan persyaratan tumbuh khusus dan dengan dapat tetap berproduksi pada kondisi lingkungan tumbuh marjinal, untuk dapat berproduksi optimum tanaman ubi kayu tetap memerlukan pengelolaan yang sesuai dengan kebutuhannya. Buku ini membahas aspek ekologi dan fisiologi tanaman ubi kayu secara rinci. Dengan memahami aspek aspek ini maka kita dapat melakukan pengelolaan tanaman ubi kayu dengan tepat sehingga dapat memberi hasil yang menguntungkan. Buku ini tidak hanya bermanfaat bagi para peneliti, tetapi juga bagi para praktisi tanaman ubi kayu.(SPY) a069097 a069098 a069099