02541 2200313 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082000800122084001400130100002400144245004900168250000600217300003300223650002400256650001100280502002700291504002000318520174500338264003702083336002102120337003002141338002302171990001102194990001102205990001102216INLIS00000000001918220230104084137 a0010-0123000065ta230104 g 0 ind  a978-979-29-5265-0 a153 a153 SIS p0 aSiswantoePengarang1 aPsikologi Kesehatan Mental :bAwas Kesurupan aI axviii + 174 halaman ;c23 Cm 4aPsikologi Kesehatan 4aMental aIndeks 169-174 halaman a163-168 halaman aPsikologi Kesehatan Mental : Awas Kesurupan Kesurupan sering dimaknai hanya sebagai kemasukan roh halus oleh masyarakat. Buku ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam melalui penelitian terhadap subjek-subjek yang mengalami kesurupan, mengenai dimensi psikologis kesurupan itu sendiri. Ternyata dimensi psikologis individu merupakan faktor yang penting untuk diperhatikan, yang nantinya akan mengarah apakah individu berisiko mengalami kesurupan ataukah tidak. Buku ini menjelaskan situasi/penyebab terjadinya kesurupan, sampai pada kepribadian dan keyakinan yang dimiliki oleh individu yang mengalami kesurupan. Juga dibahas bagaimana umumnya perilaku selama kesurupan serta apa yang terjadi setelah/paska individu mengalami kesurupan. Diuraikan juga mengenai penanganan yang biasa dilakukan di masyarakat dalam menangani kesurupan. Selain itu, buku inĂ­ membahas teori-teori psikologi untuk menjelaskan terjadinya kesurupan dan bagaimana dinamikanya. Pada bab terakhir, diuraikan mengenai bagaimana mestinya menangani kesurupan berdasarkan teknik yang lebih sistematis dan teruji. Juga bagaimana mestinya membuat program-program pencegahan/preventif sehingga gangguan kesurupan bisa diminimalkan terutama pada institusi seperti sekolah. Pembaca diharapkan lebih bisa memahami dimensi manusiawi/psikologis dari kesurupan setelah membaca buku ini dan akhirmya lebih mampu mengatasi kejadian kesurupan bila terjadi di sekitarnya. Oleh karena itu, buku ini layak dibaca oleh mereka yang terlibat dalam dunia pendidikan, konselor, rohaniwan maupun pemerhati kesehatan mental pada umumnya. Harapan utama dari buku ini adalah tercapainya derajat kesehatan mental yang lebih baik di masyarakat kita, Indonesia yang kita cintai. aYogyakarta :bAndi Offset,c2015 2rdacontentaTeks 2rdamediaaTanpa Perantara 2rdacarrieraLembar a070909 a070910 a070911