01721 2200325 4500001002100000005001500021008004100036020002200077035002000099082001100119084001700130100001900147245005800166250000600224260003400230300002300264520097400287650001801261863000601279990001101285990001101296990001101307990001101318990001101329990001101340990001101351990001101362990001101373990001101384INLIS00000000001438220220711111655220711 g 0 ind  a978-979-010-464-8 a0010-0821001461 a641.05 a641.05 CAH b1 aCahyadi, Wisnu1 aBahan Tambahan Pangan :bAnalisis dan Aspek Kesehatan a2 aJakarta :bBumi Aksara,c2012 a382 hlm. ;c23 cm. aAnalisis Aspek Kesehatan BAHAN TAMBAHAN PANGANSaat ini, Bahan Tambahan Pangan (BTP) sulit kita hindari karena kerap terdapat dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi, khususnya pangan olahan. Apalagi, penggunaan BTP yang melebihi batas maksimum penggunaan dan bahan tambahan kimia yang dilarang (berbahaya) kerap menjadi isu yang hangat di masyarakat.Dalam buku ini, dibahas fungsi dan jenis BTP, BTP yang dilarang, Berta atternatif BTP yang dapat digunakan. Serta dilengkapi dengan Standar Nasionat Indonesia tentang Kajian Keamanan Pemanis Buatan, dan Keputusan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI tentang Persyaratan Penggunaan BTP Pemanis Buatan dalam Produk Pangan.Buku ini sangat bermanfaat bagi Anda para akademisi, pemerhati gizi, pelaku usaha bidang pangan, lembaga/aparat pemerintah yang terkait (Depkes, BPOM, Deperindag, dan lain-lain) dan para orang tua yang peduti terhadap BTP apa saja yang boleh dan tidak boleh masuk ke dalam tubuh manusia. 4aBahan Makanan a3 a032112 a032113 a032114 a032115 a032116 a051392 a051393 a051394 a051395 a051396