01922 2200241 4500001002100000005001500021035002000036008004100056245008200097100002200179260003400201300002300235020001800258084001400276520130000290082000801590650001701598650002101615990001101636990001101647990001101658990001101669INLIS00000000001377920220530103034 a0010-0821000858220530 g 0 ind 1 aManusia Pasca Modern Semesta Dan Tuhan Renungan Filsafat Hidup Manusia Modern1 aMangunwijaya, Y.B aYogyakarta :bKanisius,c2003 a239 hlm. ;c21 cm. a979-672-428-6 a128 MAN m aManusia Pascamodern, Semesta dan Tuhan Semakin manusia berilmu tahu banyak dan mendalam tentang Semesta Raya dan Semesta Mini, tentang diri sediri juga, lewat pengamatan eksata dan logikanya yang merupakan anugerah Allah yang luar biasa kemampuannya, maka semakin takjublah dia dalam pengakuan dirinya sebagai makhluk yang semakin merasa kecil dan tidak tahu banyak. manusia yang berilmu luas dan mendalam semakin rendah hati dan kehilangan kesombongannya dibanding dengan manusia tradisional yang merasa tahu segala-galanya. namun semakin beratlah tanggung jawabnya tentang pemahamannya mengenai diri sendiri di tengah semesta raya dan tentang pemahamannya mengenai Tuhan. catata-catatan kecil dalam buku ini ingin mengantar pembaca yang peka tanda-tanda zaman ke dalam dunia manusia ilmiah modern tadi yang sedang bergulat berat dengan Tuhannya. Berat namun mulia karena segala yang mulia harus diperoleh dengan mahal. dengan resiko diperolok-olok sebagai orang sekularistis bahkan kafir modern. tetapi sebenarnya dia lebih berkesempatan bagus mendekat dengan Tuhan berkat kejujurannya, kecintaannya kepada kebenaran apa pun, dan terutama karena sikapnya yang suka merendahkan diri dan merasa diri hanya tahu sangat sedikit di tengah semesta begitu raya dan begitu dalam penuh misteri. by iwn. a128 4aEpistemulogi 4aFilsafat Manusia a020343 a020341 a020342 a020344