<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000010386</controlfield>
  <controlfield tag="005">20220218033821</controlfield>
  <controlfield tag="008">220218                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-8674-41-6</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0721005645</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">616.09</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">616.09 SOE b</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Soedarto</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Buku Ajar Parasitologi Kedokteran</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Sagung Seto,</subfield>
   <subfield code="c">2011</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">401 hlm. ;</subfield>
   <subfield code="c">23 cm.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Berbagai jenis cacing dan protozoa dapat menimbulkan penyakit pada tea, baik yang menyerang saluran pencernaan dan usus, alat pernapasan amptin organ-organ tubuh lainnya. Beberapa diantaranya dapat menimbulkan lincacatan fisik pada bayi dan orang dewasa misalnya Toxoplasma gondii dan eklantia.sis (kaki gajah). Banyak jenis Artropoda lebih dikenal sebagai serangga Aar menimbulkan penyakit pada manusia dan hewan dan lebih penting lagi amp merupakan penular berbagai macam penyakit menular, baik penyakit yang disebabkan oleh parasit, bakteri, virus, riketsia, maupun jamur. Malaria, filariasis, dan demam berdarah dengue merupakan penyakit-penyakit menular yang sampai sekarang belum dapat diberantas dari Indonesia maupun dari berbagai negara di Amnia sehingga menimbulkan penderitaan ratusan juta jiwa manusia dengan angka kematian yang tinggi. Banyak penyakit cacing dan protozoa dan miasis merupakan penyakit zoonosis yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Penyakit-penyakit inisulitdiberantas dan pencegahan serta penanganannya hams dilakukan secara terpadu antara Departemen Kesehatan dengan Departemen-departemen lainnya, dan didukung oleh perm serta seluruh anggota masyarakat . Buku Ajar Parasitologi Kedokteran dan informasi ilmiah tentang penyakitpenyakit parasit yang menjadi masalah kesehatan di Indonesia yang ditulis dan mudah dipahami oleh mahasiswa kedokteran, kesehatan masyarakat, petugaspetugas kesehatan/kedokteran termasuk masyarakat veteriner di Indonesia masih kurang memadai jumlahnya. Karena itu penulis mencoba mengisi khasanah pustaka tentang penyakit-penyakit cacing, protozoa dan yang terkait dengan serangga tersebut dengan menggali informasi dari berbagai sumber ilmu, baik naskah-naskah literatur kepustakaan, maupun informasi mutakhir yang tersedia di situs-situs internet dari sumber-sumber lain yang dapat dipertanggung jawabkan, misalnya dari publkasi ilmiah perguruan-perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri, dari Word Health Organization, Center for Disease Control USA, Majalah Kesehatan dan Kedokteran Internasional dan Nasional, dan dari berbagai sumber ilmiah lainnya.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Kedokteran</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Parasitologi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">053869</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">053869</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">053870</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">053874</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">13553</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
