03263 2200277 4500001002100000005001500021035002000036008004100056245004700097110002100144260003400165300002400199020002200223084001400245520262200259082000802881650001602889650000902905863000602914990001002920990001102930990001102941990001102952990001102963990001102974INLIS00000000001034020220218091930 a0010-0721005599220218 g 0 ind 1 aInformatorium Obat Nasional Indonesia 2008 aTim Badan Pom RI aJakarta :bSagung Seto,c2008 a1284 hlm. ;c25 cm. a978-979-3288-90-1 a615 TIM i aObat Nasional Indonesia (IONI) merupakan buku yang berisi informasi obat yang akurat, tidak bias, serta ringkas dan mudah untuk digunakan sebagai referensi oieh tenaga kesehatan. Buku IONI pertama kali diterbitkan pada tahun 2000. Seiring dengan perkembangan dunia kesehatan, berbagai obat baru telah ditemukan dan dipasarkan di Indouesia. Oleh karenanya Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) telah melakukan visi buku IONI 2000 dan menerbitkan buku IONI 2008 ini. Baku IONI 2008 ini direvisi berdasarkan data ilmiah terkini (scientific-based data) dan informasi approved label dari produk obat yang beredar di Indonesia yang telah disetujui oleh Badan POM melalui evaluasi keamanan, khasiat, dan mutu yang berbasiskan bukti evidence-based medicine). Informasi lainnya juga dirujuk dari berbagai acuan farmakologi seperti Goodman&Gilman s The Pharmacological Basis of Therapeutics, British National Formulary, Farmakologi dan Terapi, dan informasi program kesehatan bagi masyarakat seperti Program Penanggulangan Tuberkulosis, Program Pemberantasan Penyakit Malaria, Program Penyelenggaraan Imunisasi, dan Program Waspada Flu Burung. Secara garis besar, IONI 2008 terdiri dari tiga bagian, Pedoman Umum, Informasi Obat, dan Lampiran. Pada masing-masing bagian mengalami penyesuaian dengan penambahan informasi. Bagian Pedoman Umum mengalami penambahan informasi yang penting untuk chicetabui, seperti Penggolongan Obat, Peresepan pada Kehamilan, Peresepan pada Laktasi, serta Daftar Bahan Obat yang Dilarang Digunakan pada Olahragawan (Anti-Dopping). Bagian Informasi Obat dibagi dalam 16 bagian kelas terapi, yang masing-masing terdiri atas informasi kelas terapi dan monografi obat serta informasi mengenai penanggulangan pada keracunan. Monografi obat hanya terdiri dari obat-obat yang telah mendapat izin edar dari Badan POM dan beredar di Indonesia. Bagian Lampiran terdiri dari 6 bagian, masing-masing Interaksi Obat, Gagal Hati, Gagal Ginjal, Kehamilan, Menyusui, serta Petunjuk Praktis Penggunaan Obat yang Benar. Dalam rangka penyempumaan pada revisi IONI berikutnya, Tim Penyusun dengan senang ban akan menerima segala kritik, saran dan komentar dari para pembaca. Sebagai akhir kata, Tim Penyusun IONI 2008 menyampaikan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dalam penerbitan Informatorium Obat Nasional Indonesia 2008. Tim Penyusun sangat berharap IONI 2008 ini dapat memberi manfaat dan kontribusi nyata bagi pelayanan informasi obat pada khususnya dan pelayanan kesehatan pada umumnya serta mendukung penggunaan obat yang rasional oleh tenaga kesehatan. a615 4aFarmokologi 4aObat a1 a13507 a053835 a053840 a053835 a053836 a053836